Transformasi Brutal Angga Yunanda menjadi Muklas di Film Budi Pekerti

Spread the love

Jakarta, 11 Agustus 2023 – Sejak foto-foto perdana (first look) film Budi Pekerti tayang pertama kali di akun Instagram @filmbudipekerti hingga pengenalan karakter oleh sutradara Wregas Bhanuteja dalam konferensi pers. Muklas telah mencuri perhatian banyak orang. Muklas yang diperankan oleh Angga Yunanda adalah anak bungsu Bu Prani (Sha Ine Febriyanti) dan Pak Didit (Dwi Sasono) yang berponi pirang, bertindik, dan bekerja sebagai influencer yang membuat dan menyebarkan konten tentang menjaga jiwa dan kesehatan mental.

Setelah menerima skenarionya pada bulan Mei 2022 lalu, Angga Yunanda mulai melakukan pendalaman karakter selama berbulan-bulan, termasuk mencari penampilan baru. “Menemukan penampilan baru adalah salah satu upaya untuk meninggalkan diri dan masuk ke dalam karakter di film,” tutur Angga. “Muklas jadi transformasi brutal yang pernah gue lakukan.” Hasilnya, tampilan Muklas yang di film Budi Pekerti ini berbeda dengan beragam karakter lain yang pernah diperankan Angga Yunanda sebelumnya, yakni rambut berwarna pirang hingga bera badannya naik lebih dari 10 kilogram.

Film Budi Pekerti akan tayang perdana di Toronto International Film Festival 2023 pada awal September 2023 mendatang. Film ini diproduksi oleh Rekata Studio dan Kaninga Pictures, serta didukung oleh KG Media, Masih Belajar Project, Hwallywood Academy of Media & Arts Singapore, dan Momo Film. Film Budi Pekerti juga akan segera tayang di bioskop tanah air pada tahun 2023 ini.

Nantikan informasi-informasi baru dan menarik lainnya tentang film Budi Pekerti di akun media sosial Budi Pekerti di Instagram, TikTok, dan Twitter.

Tentang Rekata Studio
Rekata Studio merupakan anak perusahaan Kompas Gramedia Group yang bertugas untuk mengembangkan konten-konten Intellectual Property (IP) milik Kompas Gramedia Group. Salah satunya adalah film pendek pemenang Piala Citra FFI 2021, Tak Ada yang Gila di Kota Ini, yang diadaptasi dari cerpen Eka Kurniawan dalam buku Cinta Tak Ada Mati terbitan Gramedia Pustaka Utama. Rekata juga memproduksi Penyalin Cahaya yang world premiere di Busan International Film Festival dan berjaya di Piala Citra FFI 2021. Film Penyalin Cahaya ditayangkan perdana oleh Netflix ke seluruh dunia dan berhasil masuk dalam daftar Netflix’s Global Top 10 selama tiga minggu berturut-turut sejak dirilis pada 13 Januari 2022.

Tentang Kaninga Pictures
Kaninga Pictures adalah perusahaan film berbasis di Jakarta yang dibentuk tahun 2015 dengan lini bisnis di bidang pendanaan film, produksi, serta pemasaran dan distribusi. Kaninga Pictures mengutamakan kisah-kisah menarik yang diceritakan secara unik di berbagai genre, seperti Bid’ah Cinta, Night Bus, Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak, Laut, The East, Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, hingga Penyalin Cahaya.