DANLANTAMAL III JAKARTA HADIRI RAPAT PROGRAM KALI BERSIH

Spread the love

TNI AL-Dispenlantamal3. Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto, S.E., M.M. menghadiri rapat kegiatan program kali bersih (Prokasih) yang dipimpin Asisten Potensi Maritim Kepala Staf Angkatan Laut (Aspotmar Kasal) Mayjen TNI (Mar) Markos, S.E. bertempat di ruang rapat Spotmaral Mabesl, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (28/08/2023).

Aspotmar Kasal dalam sambutannya menjelaskan “Program kali bersih adalah program kerja TNI Angkatan Laut dalam membantu pengendalian pencemaran air sungai terutama yang diakibatkan oleh sampah dengan tujuan untuk meningkatkan kebersihan sungai dan kualitas airnya agar dapat berfungsi dan digunakan oleh masyarakat sekitar sesuai peruntukannya. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk perbaikan dan pemulihan sungai dan kualitas airnya melalui pelaksanaan Prokasih yang digagas oleh TNI Angkatan Laut dan melibatkan instansi dan komponen masyarakat lainnya untuk melindungi dan mencegah kerusakan lingkungan di sekitar bantaran sungai. Kerusakan lingkungan di bantaran sungai diakibatkan pembuangan limbah cair dan sampah yang dilakukan oleh masyarakat dan kegiatan industri”.

Selanjutnya Aspotmar Kasal menegaskan “Prokasih ini diharapkan bisa mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah di aliran sungai agar tidak menimbulkan dampak dan bencana yang dapat merugikan masyarakat itu sendiri khususnya yang berada di sekitar bantaran sungai, untuk itu diperlukan upaya menjaga kelestarian lingkungan di wilayah sungai dan sekitarnya. Prokasih dilaksanakan untuk tercapainya kualitas sungai dan airnya yang baik, pengendalian pencemaran air dan lingkungan sungai secara efektif dan efisien serta mendorong tumbuhnya kesadaran dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga dan mengendalikan pencemaran sungai dan airnya secara berkelanjutan”.

Danlantamal III Jakarta dalam sambutannya mengatakan “Pemilihan sungai dalam Prokasih mempertimbangkan fungsi sungai bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya serta mempertimbangkan kemampuan dan akses penunjang dalam pelaksanaannya. Sungai merupakan sumber daya air yang penting bagi kebutuhan hidup manusia tetapi kualitas airnya cenderung menurun sebagai akibat meningkatnya beban pencemaran yang bersumber dari kegiatan masyarakat di sepanjang daerah aliran sungai. Oleh karena itu perlu memantapkan keberadaan Prokasih sebagai program nasional dan sekaligus meningkatkan kelancaran serta pengendalian pencemaran air sungai dengan tujuan dapat digunakan secara layak oleh masyarakat. Dalam rangka mewujudkan tujuan Prokasih perlu dilakukan pengendalian sumber pencemaran secara bertahap dan berkelanjutan sehingga dapat menurunkan beban limbah dari setiap sumber pencemaran sampai memenuhi kriteria sebagai sungai yang bersih dengan mutu air yang baik”.

(Dispen Lantamal III Jakarta)