Bantah KDRT, Tim Pengacara BY Klarifikasi Soal KDRT terhadap MY

Spread the love

Jakarta, Anggota DPR RI Fraksi PKS Bukhori Yusuf melalui kuasa hukumnya Ahmad Mihdan, S.H. memberikan klarifikasi soal adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan kepada istri keduanya, MY di Resto Kapau Garuda, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/5/2023).

Mihdan menerangkan soal dugaan KDRT yang dilaporkan terhadap kliennya. Dia membantah jika dikatakan Bukhori melakukan KDRT ke mantan istri keduanya.

Tim hukum BY Mihdan menilai tindakan yang dilakukan oleh pihak MY yang seolah-olah sebagai perempuan yang menjadi korban justru telah menyakiti perempuan lainnya, yakni istri sah dan kedua anak perempuan klien kami, atas fitnah yang telah menjadi konsumsi publik dan menimbulkan tafsir liar di tengah masyarakat,” kata Mihdan.

Kuasa hukum Bukhori Yusuf, Ahmad Mihdan, mengatakan kliennya sudah tak lagi berstatus sebagai kader PKS. Mihdan juga menyebut Bukhori bukan lagi anggota DPR RI. Kasus ini masalah pribadi BY dan bukan masalah partai.

Tim Hukum BY menyesalkan pemberitaan yang hanya mengambil dari satu sumber yakni pihak MY yang kami nilai memuat informasi yang tidak objektif dan akurat sehingga menyudutkan BY selaku klien kami, beber Mihdan.

Tim Hukum BY menyayangkan pemberitaan yang tidak akurat terkait urusan klien kami dan mantan istri sirinya yang merupakan masalah pribadi dan tidak sepatutnya dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab sehingga menjadi konsumsi publik dan menimbulkan persepsi yang liar di tengah masyarakat dan menimbulkan kegaduhan, imbuh Mihdan.

Selain itu, Tim Hukum BY telah mengumpulkan bukti terkait penyakit yang diderita oleh MY selaku pelapor yang selama ini merupakan pasien di Rumah Sakit Kecanduan Obat (RSKO) Cibubur Jakarta Timur yang setidaknya bisa menjadi pertimbangan bagi masyarakat, khususnya aparat penegak hukum untuk menilai akurasi informasi, tegas Mihdan.
Mihdan menjelaskan, pihaknya juga telah mengumpulkan bukti terkait penyakit yang diderita oleh MY selaku pelapor yang selama ini merupakan pasien di Rumah Sakit Kecanduan Obat (RSKO) Cibubur Jakarta Timur.

Mihdan menilai, yang dilakukan oleh pihak MY sudah terlalu jauh. Sebab, menurutnya, berdasarkan bukti yang ada dalam proses hukum di Polrestabes Bandung, tidak ditemukan bukti yang menunjukkan bahwa adanya perbuatan tindak pidana KDRT yang dilakukan oleh Bukhori Yusuf, tutupnya.