Menteri SYL : Pertanian Kita Makin Maju, Tapi Perlu Ditingkatkan

Spread the love

DEPOK – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) secara resmi membuka perhelatan akbar Jambore Hortikultura 2022 di Hotel Margo City, Depok, Jum’at (2/12/2022) yang merupakan hajat dari Direktorat Jenderal Hortikultura (Horti).

Menteri SYL mengapresiasi capaian komoditas hortikultura selama beberapa tahun terakhir. Di tengah pandemi dua tahun lalu, sektor pertanian tetap bertahan dan justru meningkat.

Menteri SYL lantas mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2022. Dia mengungkapkan bahwa produksi komoditas hortikultura meningkat. Untuk sektor buah-buahan mencapai 8,7 persen, sayuran lima persen, tanaman obat 19,2 persen, hingga flori non tangkai mencapai 32,6 persen.

“Artinya pertanian kita semakin maju. Harus terus ditingkatkan,” jelas SYL.

SYL juga meminta kegiatan Jambore Hortikultura tetap dipertahankan. Dia memuji kontribusi para petani yang menjadi penopang ekonomi bangsa.

“Ekspor harus masif. Terlebih untuk para petani milenial, mereka ini punya keunggulan tersendiri. Penguasaan teknologi, ilmu pengetahuan, hingga hubungan,” kata SYL kepada awak media.

“Kita harus mengintensifkan pameran di luar negeri. Kita kenalkan komoditas hortikultura terus di pasar dunia,” cetus SYL.

Ia berharap, bukan pameran tapi misi ekspor, yang kedua ia juga berharap seluruh supermarket yang besar di dunia ke Indonesia harus bisa di terobos dengan animo yang cukup bagus dengan negara lain dengan strategi dengan kesediaan dan persiapan yang Indonesia punya.

“Hari ini kita memperlihatkan beberapa teknologi baru kualitas dan kuantitas yang lebih maksimal dan bentuk yang lebih indah bagi kuantitas dengan Mangga, Manggis, Alpukat, Jeruk maupun Nanas. Tentu saja ini mengintrospeksi seluruh kemampuan yang ada, termasuk kekurangan kita bandingkan degan negara lain,” ucapnya.

Selain itu kata YSL, hari ini dihadirkan juga UMKM. Sekarang ini masih ratusan UMKM.

“Saya berharap nanti ada ribuan UMKM, bahkan yang dapat memasarkan. Oleh karena itu kita harus punya kesiapan dan ketersediaan. Selain itu saya juga berharap, pertanian tidak hanya bicara beras, tapi juga buah dan sayur,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Dirjen Holtikultura, Prihasto Setyanto menambahkan, dalam kegiatan Jamboree Holtikultura ini juga isi beberapa acara seperti Talk Show dan juga berbagai kegiatan yang memberikan edukasi dan juga mengundang 34 petani milenial dari daerah terdepan.

“Kami melihat pada waktu kami terjun kelapangan ternyata ada petani-petani muda yang memang memiliki semangat yang tinggi. Tentu kamilah yang akan bangkitkan, karena mereka adalah terdepan terkuat inilah yang akan kita bangkitkan juga dengan semangat yang tinggi, mereka memiliki semangat yang kuat. Pada petani ini, kami akan mendorong dan mengkonsolidasikan UMKM- UMKM Hortikultura, karena UMKM -UMKM ini punya kemampuan untuk memproduksi. Karena dihari ini juga, kami akan melaunching logo UMKM Hortikultura,” paparnya.

Jambore Hortikultura 2022 berlangsung dari tanggal 2-4 Desember 2022 ini diisi booth-booth dari berbagai daerah dengan masing-masing produk unggulan pertaniannya. Dan juga ada lelang pohon Andromeda dan buah unggulan, sedangkan hasil lelangnya akan didonasikan ke bencana alam Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Tampak hadir dalam pembukaan acara tersebut, Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Ali Jamil, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Bambang Sugiharto dan pejabat dari daerah dan tamu undangan lain.