Sisca Rumondor : Nusantara Bersatu Mengeratkan Kembali, Kita Tetap Satu Tujuan Visi dan Misi Indonesia Lebih Baik

Spread the love

Jakarta, Acara silaturahmi nasional ‘Nusantara Bersatu’ di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) digelar Relawan Jokowi, Sabtu (26/11/22). Hadir berbagai simpul relawan Jokowi dan juga masyarakat umum yang ingin bersilaturahmi dalam perjalanan pemerintahan Presiden Jokowi menuju Indonesia Emas 2045.

Acara silahturahmi nasional ini tidak hanya pertemuan antara para relawan akan tetapi juga untuk mendoakan warga Cianjur yang sedang mengalami bencana gempa bumi. Duka di Cianjur merupakan duka mendalam bagi rakyat Indonesia.

Selain sebagai ajang silaturahmi, ajang tersebut juga sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan Indonesia menggelar KTT G20. Yang membuat kagum, Indonesia mendapat pujian dari pemimpin negara lain, dan Indonesia dapat dikatakan menjadi global player.

Acara yang dimulai sejak pukul 06:30 WIB ini juga dimeriahkan oleh sejumlah artis papan atas seperti Ndarboy Genk, Slank, Inul Daratista, hingga Farel Prayoga dan artis ibukota lainnya.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam sambutannya pada acara Nusantara Bersatu meminta para relawan memilih calon presiden yang memikirkan rakyat. Sambutan Jokowi itu pun langsung disambut dengan teriakan nama Gubernur jawa Tengah, Ganjar Pranowo, oleh relawan yang memadati Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

Menurut Jokowi, tantangan ke depan bakal semakin berat akibat resesi global. Sehingga, presiden yang terpilih pada tahun 2024, menurut Jokowi, harus yang benar-benar mengerti kondisi rakyat.

Konsekuensi ke depan pemimpin seperi apa yang kita cari? Hati-hati, saya titip hati-hati, pilih pemimpin yang ngerti apa yang dirasakan rakyat, setuju?” ujar Jokowi saat memberikan sambutan di acara itu.

Sementara itu, ketua umum Bunda Milenial Sisca Rumondor mengatakan sudah hadir dari jam 05.30 dengan anggota 50 orang. Kondisi sudah GBK sudah macet dan simpul simpul relawan yang hadir sudah puluhan ribu orang. Ini mengingatkan kita semua pada masa 2019 pada saat pilpres dimana GBK diputihkan untuk mendukung capres dan cawapres Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin. Hari ini kita lihat lagi bahwa GBK berhasil diputihkan walaupun masih ada warna-warna yang lain tetapi pada umumnya kita bisa melihat berwarna putih semua.

Acara ini benar-benar menunjukkan Nusantara bersatu dengan segala tatanan acara dan sebagainya. Tapi yang terpenting adalah kehadiran Pak Jokowi yang menyampaikan banyak pesan kepada kita semua apa yang beliau katakan Bunda milenial tetap bersiap menunggu arahan untuk masalah capres dan cawapres 2024 menunggu komando beliau. Kami tetap setia tegak lurus menunggu apa yang diarahkan oleh Pak Jokowi, papar Sisca yang juga pegiat di bidang budaya, sosial, kemanusiaan dan pendidikan.

Yang menjadi keunikan kehadiran bunda melenial pada hari ini adalah kami menjadi pasukan semut yang sudah menyiapkan banyak ‘kantong plastik sampah’, jadi saat orang-orang bergembira dan menyaksikan acara di panggung yang kami lakukan kami berkeliling dengan berkeringat dan memunguti sampah-sampah gelas-gelas plastik botol-botol plastik. Gelora Bung Karno yang harus kita jaga kelestarian dan kebersihannya dengan tenaga yang seadanya dari teman-teman kami ini. Kita juga membersihkan sampah di sekitar kursi-kursi tribun, juga membersihkan sampah di depan area panggung. Mudah-mudahan Nusantara bersatu ini sebagai acara penghujung 2022 mengeratkan kembali kita tetap satu tujuan, satu visi dan misi untuk Indonesia yang lebih baik nantinya, beber Sisca yang juga penggagas dan pendiri Bunda Milenial.

Kita dari kaum Ibu Bunda milenial sangat mensuport bila mantan presiden Indonesia yang menjadi Sekjen PBB.
Karena baru pertama kali Presiden Indonesia yang bisa menjadi Sekjen PBB dan peluangnya besar sekali Pak Jokowi bisa sampai ke level yang setinggi itu. Kita masyarakat Indonesia bangganya luar biasa.

Jadi mari semua teman-teman di manapun berada kita satukan hati satukan langkah untuk memilih yang terbaik untuk Indonesia di tahun 2024, dimulailah dari pertemuan-pertemuan kecil menengah ataupun skala besar seperti ini kita samakan langkah dan mari kita tolak bila ada namanya politik identitas jangan ada lagi di bumi Indonesia politik identitas memporak-porandakan tatanan masyarakat dan membuat kotor dunia politik cukup sekali terjadi dan jangan ada lagi.

Di era Pak Jokowi lah sudah ditetapkan bahwa ibu kota Indonesia itu tidak di Jakarta tetapi di Kalimantan timur. Kita harus dukung sampai tuntas pembangunan IKN, karena kita lihat sendiri Jakarta ini sudah terlalu padat dan penuh banyak kepentingan. Jadi kalau misalnya ibukota Indonesia dipindahkan ke Kalimantan Timur yang akan menjadi pemerataan di berbagai sektor. Siapapun pengganti dan penerus dari pemerintah yang sekarang jangan sampai itu berubah dan akan sia-sia perjuangan kita yang juga diprakarsai oleh Bung Karno Kalimantan Timur menjadi ibukota Indonesia, tutup bunda Sisca.

Bunda Milenial adalah komunitas Ibu-ibu yang selalu berkebaya dalam kegiatannya karena cinta budaya Indonesia, dan bergabung di Aliansi Relawan Militan Jokowi.