IALI Jakarta Diminta Beri Masukan Akan Koleksi Cagar Budaya

Spread the love

Dalam sambutannya pada Festival 227 Museum Taman Prasasti, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Iwan Henri Wardhana meminta Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia DKI Jakarta untuk memberikan masukan dan saran akan koleksi koleksi Cagar budaya yang ada di Jakarta dapat terjaga.

Hal ini disampaikan mantan Abang None Jakarta ini setelah menyaksikan pemaparan ahli Arborist Lanskap tentang kondisi pohon pohon besar yang ada dalam komplek Museum Taman Prasasti Jakarta. Iwan tampak serius menyimak setiap detail dari pemaparan tersebut.

Seperti diketahui, Museum Taman Prasasti merupakan situs Cagar budaya yang dikenal sebagai Kherkof Laan yang secara resmi menjadi Museum ruang luar pada tahun 1977. Saat itu peresmiannya dilakukan oleh Gubernur Ali Sadikin. Diharapkan Museum ini juga menjadi Ruang Terbuka Hijau di jantung ibukota.

Namun kurangnya perhatian pada perawatan vegetasi, membuat beberapa kali pohon tumbang dan merusak koleksi penting Museum. Hal yang sama juga ditemukan pada kondisi terkini, dimana banyak pohon yang membutuhkan perawatan oleh ahli lanskap.

Mendengar hal ini, Ketua PD IALI Jakarta Evan Sandjaja mengatakan akan berkontribusi dalam merumuskan langkah langkah penyelamatan koleksi museum yang ada di Jakarta melalui keilmuan Arsitektur Lanskap.

“Kami akan bertemu kembali dengan bapak kadis dan jajarannya dalam waktu dekat untuk menindaklanjuti permintaan ini, kami sebagai organisasi profesi di daerah siap bekerjasama dengan Pemerintah DKI Jakarta untuk mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih baik,” tegas alumni Arsitektur Lanskap Universitas Trisakti ini.

Festival ini diakhiri dengan dialog dan tanya jawab peserta dan pelajar di Jakarta sambil menikmati berbagai kuliner klasik khas Jakarta.