Padmo, S.H., M.H., : Awal Gugatan Klien Kami, Karena PHK Sepihak Dari Perusahaan

Spread the love

Jakarta, Sidang lanjutan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) No.220 antara penggugat Eka Cipta Putra selaku Manajer Operasional dengan PT. Intraco. Awal gugatan karena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak ujar Kuasa Hukum tergugat Padmo, S.H. M.H., Senin (27/9/21).

Menurut Padmo PHK sepihak bukan hanya kepada klien kami tetapi juga kepada teman-teman yang lain yang saya hadirkan sebagai saksi. Selama PHK upah klien kami tidak dibayar. Perusahaan tidak mengikuti prosedur aturan kerja yang benar. Sidang gugatan sekarang ini pada tahap mendengarkan saksi-saksi.

Ada juga klien kami yang lain dari perusahaan yang sama sudah mengajukan gugatan dan dikabulkan sebahagian. Artinya pesangon tetap diberikan. Setidaknya bisa kita jadikan yurisprudensi nanti kalau seandainya putusan terhadap klien kami yang satu ini berbeda.

Selama ini HRD Perusahaan dengan enteng mengatakan bahwa sampai kapanpun tidak akan dibayar. Ya itu terserah dia ngomong tapi Indonesia negara hukum. Semua ada azas hukum, hukum sebagai panglima. Kalau memang nanti mereka tidak mau bayar putusan secara baik-baik ya kami akan melakukan upaya hukum paksa. Kami mohon penetapan eksekusi. Langkah terakhir kami pailitkan terhadap kreditur lanjut Padmo.

Sidang kali ini adalah sidang yang ke 13, kalau menurut ketentuan ini sudah jauh. Karena UU No 2/2004 menyatakan sidang PHI diselesaikan dalam waktu 50 hari. Tapi alasannya karena kondisi Covid-19 bisa kita tolerir dan maklumi. Tapi kami minta kepastian hukum dan rasa keadilan. Terhadap putusan yang mencederai rasa keadilan itu pasti kita lakukan upaya hukum.

Kilas balik ke belakang bahwa penggugat masuk kerja 2006 dan jabatan terakhir beliau sebagai Senior Manager Operasional. Beliau tidak menyangka adanya PHK sepihak. Tuntutan penggugat sederhana minta dipenuhi hak-haknya sesuai dengan UU No 13/2003, juncto UU No.2/2004 serta UU No.2/2006 upah selama proses (upah berjalan) minta dibayarkan.

Saksi yang kami hadirkan Bapak Robin dan Bapak Sastra . Sidang berikutnya dua minggu lagi dengan menghadirkan saksi dari tergugat tutup Padmo.