LBH LEADHAM Internasional : Mery Gunarti Diduga Salah Klaim Objek Tanah

Spread the love

Jakarta, Mery Gunarti diduga salah klaim objek tanah dan diduga menyerobot lahan sebidang tanah Jalan Jend. Sudirman RT.01/RW.02, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, dengan Kode Kelurahan 05010902 milik ahli waris Almarhum M Rawi Batubara kata Rismauli D Sihotang dari Lembaga Advokasi Hak Azasi Manusia (LEADHAM) Internasional, selaku kuasa hukum WINDA ISNAINI Batubara (ahli waris Almarhum M Rawi Batubara di Bareskrim Mabes Polri Jakarta, Senin (20/1/2020).

Selain itu Rismauli sudah melayangkan surat pemblokiran ke BPN atas upaya Mery Gunarti dan Salikun Djono sedang memproses pembaharuan sertifikat ex SHGB Nomor 332/1991 (sekarang 151) luas 5.000 M2 a/n. PT.SURIATAMA SENA KENCANA dan sekarang sedang diproses di Kanwil BPN Kota Pekanbaru, yang mana Ex.SHGB Nomor 332 tersebut telah dihapus pada tahun 2016, dengan berita acara penghapusan hak atas tanah HGB Nomor 332/1991 (sekarang 151), BAP No: 591/BA.600.14.71/III/2016, Tanggal 24 Maret 2016, dan telah menerbitkan Peta Situasi Tanah juga pada tahun 2019 di atas Tanah Klien LEADHAM Internasional.

Menurut Rismauli Sihotang, plank yang dipasang pihak Mery Gunarti pengusaha kaya di Riau ini tidak tepat peletakan planknya di lahan Teras Kayu Resto itu. Seharusnya plank Mery itu dipasang di lokasi tanah HGB 332 dan 331 berada sebelah utara dan barat dari lahan di Teras Kayu Resto Jalan Sudirman Pekanbaru sekarang, sebagaimana gugatan perdata Nomor 303 yang telah disidangkan beberapa kali di Pengadilan Negeri Pekanbaru beberapa waktu lalu

Didapat informasi oleh Rismauli bahwa Teras Kayu Resto Jalan Sudirman Pekanbaru milik Ny Lina dan Ny Lina membayar sewa tanah kepada Mery Gunarti tahun 2018 setelah Ujang Kedaung yang diberi kuasa mengurus surat SKGR oleh M Rawi Batubara dipenjara 2,6 tahun demikian juga anak Ujang Hafiz kena 1,6 tahun di Rutan Sialang Bungkuk Kulim Pekanbaru. Anehnya, kasus ini sudah mau habis hukuman yang dijalani Ujang Kedaung dan anaknya Hafiz kok baru diambil penatapan putusannya tanggal 8 Januari 2020.

Seharusnya bukan ke Mery Gunarti tapi ke ahli waris almarhum M Rawi Batubara (Ny Nani dan Ny Sumarni) bayar sewa tanah, tapi nyatanya bayarnya ke Mery Gunarti tak ada hak Mery menerima uang sewa tanah dari Ny Lina Teras Kayu Resto itu. Didapat informasi sewa itu Rp150 juta per tahun ungkap Rismauli.

Sementara itu Ulrikus Laja S. H. dari LBH LEADHAM Internasional mengatakan Kalau dari sisi hukum kita akan buat laporan ke Mabes Polri menyangkut penyerobotan tanah milik dan penggelapan hak dan menyewa dikembalikan kepada klien kami. Ada beberapa kejanggalan termasuk BPN sendiri menyatakan sertifikat SHGB No. 331 dan SHGB No. 332 karena perkembangan wilayah dia sudah berubah menjadi SHGB No. 150 dan SHGB No. 151. Seharusnya SHGB No. 332 dan SHGB No. 331 sudah tidak ada. Tetapi aneh keterangan BPN lawan kita sekarang mengajukan permohonan pembaharuan sertifikat SHGB No. 332 yang oleh BPN sertifikat SHGB No. 332 kan sudah mati.