Hutan Berguna Untuk Infiltrasi Curah Hujan dan Mengurangi Run Off

Spread the love

Jakarta, Bagaimana upaya kita meminalisir bencana longsor yang kita hadapi. Longsor merupakan gerakan massa tanah atau batuan maupun kombinasi keduanya menuruni lereng akibat dari terganggunya kestabilan massa penyusun lereng gunung tersebut kata Dr Budi Hadi Narendra dalam acara media briefing longsor yang terjadi di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu di Kementerian LHK Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Budi Hadi menambahkan Longsor biasanya diawali dengan retakan tanah yang menjadi jalan air masuk. Keretakan terjadi karena cuaca dari panas ke hujan atau sebaliknya. Ciri ciri tanah bergerak diawali dengan pohon bengkok dibawahnya.

Upaya kita menstabilkan lereng gunung dan mencegah curah air berlebihan di lereng gunung. Bisa juga penanaman pohon jenis tertentu ungkap Budi.

Peran vegetasi efek hidrolik mengurangi kejenuhan air dan efek mekanis meningkatkan kohesi tanah.

Salah satu jenis pohon yang kita kaji adalah pohon bidara Laut. Pada tanah tanah berlereng cocok dengan pohon bidara Laut karena pohonnya tidak terlalu besar cocok untuk mencegah longsor. Kayu pohon bidara Laut bisa untuk herbal obat-obatan.

Tanaman bidara Laut cukup potensi untuk mencegah longsor sebaiknya penanamannya dikombinasikan tanaman lain seperti rumput vetiter. Jenis jenis tanaman multi fungsi potensial seperti Nangka. Jenis batang pohon relatif kecil cocok di lereng gunung ungkap Budi.

Prof Dr Chairil Anwar Siregar peneliti dari Kementerian LHK mengatakan longsor terjadi tanah di lereng ketika daya rusaknya lebih besar. Daya bekerja ke bawah yang disebut daya rusak.
Untuk aman longsor lebih dari 1.5.
Terdapat bidang longsor karena intensitas hujan tinggi dan air hujan menjenuhi tanah. Maka kelebihan air mengakibatkan terjadi longsor.

Tanah bergerak ketika air mempunyai sifat anomali. Volumenya bertambah besar ketika temperatur turun dan mengecil pada siang hari. Memang persoalan menjadi serius slok.
Ketika pohon tumbuh akar mengeluarkan eksodak yang bisa mengurangi curah air. Jika ada akar pohon bisa 6 jam mengurangi curah air. Makin lengket tanah kalau ada pohon.

Hutan jika terjadi hujan maka lebih 99% terfiltrasi dan kurang 1%run Off. Hutan berguna juga infiltrasi dan mengurangi run Off. Juga fungsi hutan memperlambat gerakan air tanah di lereng. Kalau lereng gunung kurangi pohon pohon besar. Ada 40 jenis pohon potensial untuk mencegah longsor.