KH Yahya Cholil Staquf : Konflik Kemarahan Kalau Kita Teruskan Hari Ini Akan Meruntuhkan Peradaban Dunia

Spread the love

Jakarta- Dalam pandangan radikalisme ideologi selalu melibatkan analisis tentang realitas. Orang terdidik tertentu bisa terkena frame analisis realitas. Ada konflik yang seolah olah abadi kata KH.Yahya Cholil Staquf Chatib Syuriah PB NU dalam kata sambutannya pada acara Dialog Lintas Iman Untuk Moderasi Beragama di Hotel Gran Alia Cikini Jakarta, Kamis (26/12/2019)

KH. Yahya Staquf menambahkan konflik yang ratusan tahun dimapankan di sebagian lapisan masyarakat. Ini bisa dimanfaatkan sebagai pola fikir di lapisan masyarakat. Apa realitas konflik dipaparkan di masyarakat.

Yang sering terjadi referensi klasik digunakan untuk jastifikasi semacam pola fikir. Walaupun realitas masa lalu konflik itu nyata nyata ada. Kalau konflik kemarahan kalau kita teruskan hari ini akan meruntuhkan peradaban dunia.

Radikalisme adalah faham yang melanggengkan konflik masa lalu. Kita harus lakukan dialog yang jujur. Kita lihat konflik suni syiah di timur tengah tidak ada yang menang. Yang adalah keruntuhan bersama.

Radikalisme tidak akan menang yang timbul adalah kerusakan kerusakan. Keruntuhan peradaban adalah kiamat. Bicara perdamaian adalah bicara kebutuhan masa depan tidak dengan bicara masa lalu yang penuh kemarahan.

Kalau kita biarkan konflik uighur akan menjadi desabilitasisasi seluruh kawasan. Uighur masalah dalam negeri china. Separatis uighur memanfaatkan sentimen agama. Pancasila dan UUD 1945 adalah cita cita peradaban dunia pungkas KH Yahya Staquf. (rd)