ARJ Akan Menggelar Halal Bihalal, Santunan 10.000 Anak Yatim Dan Doa Bersama Untuk Pak Jokowi- Pak Ma’ruf

Spread the love

Jakarta, Pelaksanaan Demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) secara serentak sudah kita lewati. Pesta Demokrasi yang kita laksanakan berjalan dengan LUBER jujur dan adil.Hal ini dilihat dari partisipasi seluruh masyarakat Indonesia dalam mengambil bagian dengan menggunakan hak suaranya untuk memilih.

Partisipasi masyarakat yang meningkat ini sebagai indikator bahwa Demokrasi kita dari waktu ke waktu semakin tumbuh dan berkembang. Siapa pun yang terpilih akan menjadi pemimpin Negara dan wakil rakyat Indonesia yang siap mengabdi untuk memajukan Indonesia yang Adil dan Sejahtera.

Dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Suara Nasional telah resmi ditutup pada 21 Mei 2019 lalu. Berdasarkan Rapat Pleno tersebut Pasangan Jokowi – Ma’ruf unggul atas Pasangan Prabowo-Sandi dengan selisih suara sebesar 16.957.123 suara. Jokowi-Ma’ruf berhasil memperoleh 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara nasional. Sedangkan jumlah suara sah capres -cawapres nomor urut 02 Prabowo – Sandi 68.650.2 39 atau 44 persen dari total suara nasional 154.257.601suara.

Setelah KPU menyatakan Pasangan Jokowi-Ma’ruf menjadi pasangan terpilih di Pilpres 2019.pasangan Prabowo-Sandi menggugat keputusan KPU tersebut ke Mahkamah Konstitusi dan prosesnya sedang berjalan. Berdasarkan Rekapitulasi Perhitungan Suara Nasional dari KPU RI dan sambil menunggu hasil keputusan dalam proses hukum yang sedang bergulir di Mahkamah Konstitusi.

Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) berkeyakinan kuat dan optimis bahwa pasangan Jokowi-Ma’ruf adalah pemenang.Sebagai warga Negara sekaligus pendukung pasangan Jokowi Ma’ruf,Aliansi Relawan Jokowi memberikan apresiasi yang sebesar- besarnya kepada Komisi Pemilihan Umum RI yang telah melaksanakan tugasnya secara profesional sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku dan seluruh komponen bangsa yang ikut mensukseskan Pesta Demokrasi ini.

Bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1440 H tahun 2019 dan syukuran – kemenangan pasangan Jokowi – Ma’ruf berdasarkan Rekapitulasi Resmi Perhitungan Suara Nasional dari KPU RI , 875 organ relawan yang tergabung dalam Aliansi Relawa Jokowi (ARI ) akan melaksanakan acara”Halal Bihalal,Doa Bersama untuk Jokowi- Ma’ruf’sekaligus memberikan Santunan rencananya diselenggarakan pada 7 Juli 2019 di Istora Senayan Jakarta. Santun 10.000 Anak Yatim/Dhuafa merupakan bagian dari Program Santunan 1 juta Anak Yatim/Dhuafa yang terus dilakukan sampai pelantikan Jokowi-Ma’ruf bulan Oktober
2019 nanti.

Karena itu, selain menjadi perayaan syukuran atas kemenangan dan santunan ,kegiatan ini akan menjadi sarana konsolidasi dan silaturahmi seluruh organ relawan yang tergabung dalam Aliansi Relawan Jokowi untuk mengawal roda pemerintahan Jokowi -Ma’ruf dengan mengedepankan nilai-nilai kritis kebangsaan.

Riano Oskar Ketua Umum Laskar Rakyat Jokowi menyampaikan bahwa awal juli ini akan diadakan sarasehan relawan Jokowi yang terdiri dari lebih 800 organ relawan akan melakukan sarasehan untuk mengawal pemerintahan Jokowi hingga 2024 sarasehan ini nanti akan membahas beberapa hal pertama soal efektifitas nomenklatur kabinet guna efektivitas kinerja pemerintah.

Kedua soal komposisi kabinet antara profesional dan figur parpol ada beberapa hal yang akan kita bahas dalam sarasehan itu Kami merasa bahwa kami boleh juga bicara tentang usulan-usulan kabinet tetap prerogatif berada pada tangan Presiden kita sebagai relawan yang sudah berkontribusi dalam pemenangan Pilpres hanya memberikan masukan saran Karena bagaimanapun kita sama-sama mengetahui bahwa banyak menteri juga di kabinet pemerintah Pak Jokowi Kemarin itu tersangkut kasus kasus, kami akan menyuarakan bahwa menteri-menteri ini tentunya punya raport merah dan tidak bisa dipakai lagi dalam kabinet berikutnya Kami juga akan menyoroti beberapa figur publik yang punya kapasitas dan kompetensi di bidangnya masing-masing untuk kita usulkan sebagai Menteri tapi ingat hak proregatif tetap di tangan Presiden artinya kami hanya sekedar mengusulkan.

Contoh ARJ hanya sekedar mengusulkan tetap prerogatif presiden untuk memutuskan tapi saya kira banyak menteri yang sudah tidak layak dipakai lagi ya karena kita tahu ya Ada beberapa menteri yang terlibat kasus nggak perlu saya secara terperinci sampaikan disini Saya kira publik sudah tahu itu semua kita pendukung Pak Jokowi kita ingin pemerintahan Pak Jokowi di mata rakyat ini tetap bersih dan dipuji Puji oleh rakyat relawan kedepan

Jadi bagaimana program-program pembangunan itu harus dilanjutkan kembali dan ARJ akan mengawal dan terus mengisi untuk program-program pembangunan itu baik langsung atau tidak langsung itu Harapan Kita ujar Riano. (snt)